jogjahub.com

komunitas kesehatan pendidikan dan keuangan yogyakarta indonesia

Mitos atau kenyataan apakah mie dan roti memiliki kalori lebih sedikit dibandingkan nasi

Masyarakat lebih memilih menggunakan roti mie dan pasta dibandingkan nasi karena menganggap nasi memiliki lebih banyak kalori

Harapannya ketiga jenis makanan tersebut jauh lebih ringan kalorinya. 

Menanggapi hal tersebut, Ahli Gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes menjelaskan bahwa roti, mie dan pasta tidak termasuk makanan yang rendah kalori. Bahkan kalori ketiganya lebih tinggi dibandingkan dengan nasi putih. 

“Roti, mie dan pasta tidaklah ringan. Kandungan kalorinya justru lebih tinggi daripada nasi putih,

Ketua Indonesia Asosiasi Ahli Gizi Olahraga (ISNA) itu juga mengungkap kalori yang dimiliki nasi putih ada sebanyak 175 kalori per 100 gram nasi. Namun 100 gram roti putih bisa mengandung kalori hampir 218 kalori lho.

Bukan cuma itu, per 100 gram mie kering dalam jenis apapun mengandung kalori mencapai 350 kalori. Jadi bisa dibayangkan, makanan yang dianggap ringan dan rendah kalori ternyata memiliki kandungan kalori yang lebih tinggi dibanding nasi putih.

Nasi putih 100 gramnya kandungan kalorinya 175 kkal, tapi kalo 100 gram roti putih itu mengandung 218 kkal,” ujarnya.

Dr. Rita menyarankan bagi masyarakat yang ingin mengganti nasi putih ke pilihan makanan yang lebih sehat dan rendah kalori, maka sebaiknya mengkonsumsi kentang rebus, jagung rebus, ubi rebus, dan juga singkong rebus.

Pasalnya makanan tersebut memiliki kandungan vitamin dan mineral yang tinggi, sehingga lebih sehat dan aman dikonsumsi sebagai pengganti nasi.

Kalau ingin mengganti nasi putih dengan yang lebih ringan kalorinya, lebih sehat, serta mengandung vitamin dan mineral, maka gantilah dengan 100 gram kentang rebus itu 83 kkal, 100 gram jagung rebus sebesar 146 kkal,”  

Anda juga bisa ganti dengan ubi rebus 130 kkal dan singkong rebus 146 kkal,” sambungnya.

Selain rendah kalori, kandungan vitamin dan mineral dalam empat jenis makanan tersebut jauh lebih tinggi, khsusunya kandungan beta karoten dan kaliumnya. “Tidak hanya rendah kalori, tapi kandungan vitamin dan mineralnya juga tinggi, terutama beta karoten dan kalium. Ini juga bisa dikonsumsi bersama lauk dan sayur,” tandasnya.