jogjahub.com

komunitas kesehatan pendidikan dan keuangan yogyakarta indonesia

Kenali Lebih Dini Penyebab Demam Berdarah Dengue Agar Tidak Semakin Membahayakan

Agar penyakit demam berdarah dengue DBD tidak menjadi bertambah parah masyarakat harus mengetahui beberapa tanda DBD yang salah satunya ialah ada perdarahan

Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. dr. Erni Juwita Nelwan, SpPD-KPTI, PhD seorang pakar kesehatan yang tergabung dalam Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia. Pada suatu diskusi publik terkait “Peran Masyarakat dalam Perlindungan Keluarga terhadap Ancaman Dengue/DBD"Mimisan ataupun bintik-bintik merah pada kulit bukanlah merupakan perdarahan yang dimaksudkan diakibatkan oleh DBD akan tetapi yang benar-benar harus diwaspadai  ialah misalnya pada saat buang air kecilnya nampak seperti kemerahan atau pada saat menstruasi yang terus menerus dan tidak bisa dikontrol dalam kondisi demam.Sulit atau tidak konsentrasi dan mengalami penurunan pada kesadaran yang ditandai dengan sulit diajak berkomunikasi serta mengalami rasa nyeri perut yang luar biasa atau abdominal pain, juga merupakan gejala lain yang harus diwasapadai.Demam berdarah dengue disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti yang mana sangat identik dengan musim penghujan. Pada saat nyamuk ini menggigit manusia, virus dapat masuk dan menyebar ke dalam tubuh lalu menstimulasi sistem imun.HOME GAYA HIDUP Kenali Lebih Dini, Penyebab Demam Berdarah Dengue Agar Tidak Semakin Membahayakan Akhmad Muzayyin Alfikri 18 Januari 2024, 17:40 WIB Ilustrasi Nyamuk penyebab demam berdarah dengue yang dapat membahayakan /kemenkes.go.id/ NANDAI – Agar penyakit demam berdarah dengue (DBD) tidak menjadi bertambah parah, masyarakat harus mengetahui beberapa tanda DBD, yang salah satunya ialah ada perdarahan. Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. dr. Erni Juwita Nelwan, SpPD-KPTI, PhD seorang pakar kesehatan yang tergabung dalam Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia. Pada suatu diskusi publik terkait “Peran Masyarakat dalam Perlindungan Keluarga terhadap Ancaman Dengue/DBD" di Jakarta, pada Rabu (17/1/2024). Baca Juga: Kelapa muda Baik Bagi Kesehatan, Mencegah Dehidrasi dan Berfungsi Sebagai Keseimbangan Elektrolit Dalam Tubuh Mimisan ataupun bintik-bintik merah pada kulit bukanlah merupakan perdarahan yang dimaksudkan diakibatkan oleh DBD akan tetapi yang benar-benar harus diwaspadai  ialah misalnya pada saat buang air kecilnya nampak seperti kemerahan atau pada saat menstruasi yang terus menerus dan tidak bisa dikontrol dalam kondisi demam. Sulit atau tidak konsentrasi dan mengalami penurunan pada kesadaran yang ditandai dengan sulit diajak berkomunikasi serta mengalami rasa nyeri perut yang luar biasa atau abdominal pain, juga merupakan gejala lain yang harus diwasapadai. Demam berdarah dengue disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti yang mana sangat identik dengan musim penghujan. Pada saat nyamuk ini menggigit manusia, virus dapat masuk dan menyebar ke dalam tubuh lalu menstimulasi sistem imun. Baca Juga: Ternyata Kelapa Muda Mengandung Nutrisi yang Luar Biasa, Penting untuk Kesehatan Setelah empat sampai tujuh hari gigitan, dia akan mengalami gejala DBD, diantaranya adalah demam tinggi. Erni mengungkap kondisi demam tinggi yang mendadak perlu dicurigai sebagai DBD, walaupun belum ada anggota keluarga yang terkena penyakit itu. "Yang harus selalu diamati justru ialah tetangga sekitar dekat rumah, karena biasanya pada kasus terjadinya demam berdarah terdapat di satu lingkungan. Jadi, kalau sudah terdapat gejala terdebut, salah satu indikatornya ialah mulai adanya fogging (pengasapan), kalau sudah begitu jangan-jangan disekitar lingkunganmu sudah terdapat orang yang mulai terkena demam berdarah," kata Erni sebagaimana dikutip Nandai dari Antara.